Archive | all about movies RSS feed for this section

Drama Movies I Like..

7 Jan

Ini sambungan dari posting sebelumnya tentang The Greatest Movie All The Time.
Kalau sebelumnya lebih banyak ke film action, maka di list yg sekarang saya kepengen masukin film-film drama, yang menurut saya long-lasting.

The Sisterhood of Travelling Pants
Film ini lagiii? Yes, memang saya suka dengan film ini. Jadi jangan bosen ya.

Pride & Prejudice
Saya suka yg versi originalnya. Filmnya romantis dan bikin gregetan. Karena ending-nya sih bahagia, tapiiii not like you want it to be. You must see it! And you will understand what I mean :)

One Fine Day
Ya, ini film lama, jamannya saya masih kuliah. Entah kenapa film ini membekas sekali di hati. Apalagi settingannya di NY yang lagi musim hujan… So romantic!

My Best Friend’s Wedding
Ini film yg bikin saya ngakak sekaligus gemes. Soundtracknya juga keren. Dari dulu sampe sekarang, saya suka nonton film ini berulang-ulang (kalau lagi iseng).

The Nanny’s Diaries
Filmnya lebih bagus dari bukunya (menurut sayaaa.. ). Yg belum punya anak mungkin gak akan ngerti kenapa film ini dianggap bagus. Heart-touching, bikin saya menangis diam-diam.

Click
Ini filmnya Adam Sandler, tentang remote control yg sekaligus jadi mesin waktu. Funny. Sad. Made me laugh and cry at the same time.

 

(to be continued)

Nonton Hallmark?

22 Mar

Dulu, saya selalu “nyela” (dalam hati) Eyangtatin kalau lagi nonton Hallmark di Kabelvision. Menurut Ibu waktu itu, ngapain langganan paket tambahan untuk movie, kalau dengan paket standard aja – udah termasuk Hallmark – filmnya bagus-bagus.

Hmm, Hallmark? Filmnya bagus? Perasaan filmnya lama-lama dan agak membosankan, bukan?

Itu kejadiannya sebelum Marcel lahir.

Dan beberapa minggu lalu, saya iseng browsing Indovision. Karena gak ada film yang bagus, saya nonton Hallmark. Eh, ternyata saya nonton satu film dari awal sampai selesai loh!

Dan dua hari lalu, saya nonton another movie di Hallmark. Dari awal sampai tamat, saya terus berurai air mata… Sampai suami saya heran, kamu nonton film apa sih, sampe nangis2 gitu?

Iya, loh, kenapa belakangan saya jadi sering nonton di Hallmark ya?

Jangan-jangan saya emang sudah makin ibu-ibu dan makin tua???

Marley & Me

22 Mar

Semalem nonton film “Marley & Me”. Filmnya lucu dan mengharukan… Jadi pengen beli novelnya… biasanya lebih bagusan novelnya daripada filmnya.

Setelah nonton film ini, saya jadi pengen:

1. Punya anak lagi… tiga anak kayaknya lucu juga :)

2. Punya rumah dengan halaman (gak seluas di film ini juga gpp, hehe)… yang penting anak-anak bisa lari-larian dan berguling-guling :)

3. Andaikan anjing engga haram, mungkin saya akan belikan satu buat Marcel… Pengennya golden retriever atau seperti di film ini…

Bener gak sih, yang orang Amerika bilang “dog is human’s best friend?”

The Greatest Movies All The Time (Part 1)

2 Jan

Inilah film-film terbaik sepanjang masa (menurut sayaaaaaa! :)

the lord of the ring 1

the famous harry potter

my fav movie

film serunarnia yg pertama

1. The Lord of The Ring

Mulai dari The Fellowship of The Ring, The Two Tower sampai dengan The Return of The King. Best movie ever!! Saking nge-fans-nya waktu itu, sampai-sampai saya beli juga buku trilogi-nya yg ditulis J.R.R Tolkien. Dijamin kalau baca bukunya, pusiiiiing…. Bahasa Inggris-nya susah dan jelimet, hurufnya kecil-kecil dan banyak kalimat-kalimat yg berirama. Gak ngerti deh ane :) Lebih sip nonton filmnya aja, secara kemampuan bahasa Inggris saya standard2 aja :)

2. Harry Potter

Ini kebalikan dengan The Lord of The Ring. Saya punya semua koleksi bukunya, suka dengan isinya, dan bahkan beberapa saya baca ulang :) Mungkin karena bahasa Inggris yg digunakan lebih modern, jadi lebih guampang dibaca. Kalau di Harry Potter, terus terang saya lebih puas dengan bukunya daripada filmnya. Tapi sebagai fans sejati, saya merasa perlu masukin Harry Potter di sini, karena film-nya sebenarnya ya, lumayan OK lah….

3. Batman, tapi hanya yg versi Batman Begin dan Dark Knight.

Kebetulan dua-duanya diperankan oleh Christian Bale, yg keren abis! Tapi bukan karena dia sebagai pemeran utamanya, film2 ini saya masukkan di sini. Menurut saya, Batman dalam kedua film ini lebih human, ceritanya lebih menyentuh (gak sekedar pamer special effect) dan lebih “gelap”.

4. Bourne Identity – Supremacy – Ultimatum

Keren. Thrilling. The best “spionase” movie ever!

5. The Chronicles of Narnia

Yes, this is a kind of kids movies. Tapi baguuuus loh, menurut saya. Lucu. Unik. Dengan visual yg indah, mahluk2 yg aneh, dan soundtrack yg easy listening… saya suka film ini. Sejujurnya, saya juga mulai suka setelah nonton yg kedua, Prince Caspian. Baru setelah nonton yg The Prince of Caspian inilah, saya mulai nonton yg pertamanya The Lion, The Witch and The Wardrobe di DVD. Jangan lupa dengerin lagunya Regina Spektor yg ada di 2nd movie-nya. Cool!

(to be continued)

Why I love “The Sisterhood of The Travelling Pants” the movies

31 Dec

onesheetAwalnya sempet males nonton film ini. Kayaknya kok cuman just another teen movies.

Sampai suatu ketika, Mamamarcel kehabisan tontonan dan “terpaksa” nonton film ini.

Ternyata, “Wow, it is really a great movie!”.

Lucu, menyentuh (ada beberapa adegan dan percakapan yg membuat saya menitikkan air mata di film kedua) dan romantis – dengan gayanya sendiri. Maksudnya, bukan romantis yang… ehmm, bosenin dan vulgar… tapiii cute dan nice. Dialognya pun seperti percakapan sehari-hari. Gamblang sekaligus penuh kata-kata manis.

Mamamarcel suka banget film ini, baik film pertama dan keduanya. Sebenarnya Mamamarcel belum baca bukunya. Tapi kok, kayaknya jadi males ya, baca bukunya… secara filmnya keren. Takutnya (***ngapain jugaa takut), bukunya tidak sesuai penggambaran di film-nya (loooh, kok terbalik ya? :)   ).

Soalnya begini…

Pengalaman Mamamarcel, kalau bukunya bagus, filmnya jadi tidak sesuai imaginasi. Contohnya, “P.S. I Love You”. Bukunya baguuuus banget, sampai berderai-derai air mata membacanya, tapi filmnya jauh di bawah standard (menurut sayaaaaa…. ). Sebaliknya juga begitu. Kalau udah keduluan nonton filmnya, pas baca bukunya jadi sebel, karena kebanyakan kan, film dibuat untuk memanjakan penonton akan ending yg bahagia tuh… sementara bukunya belum tentu begitu… jadi pas baca bukunya jadi “gondok”: kok gak happy ending sih? Contohnya saja: “The Nanny Diaries”, yg filmnya baguuus, tapi bukunya jadi kurang OK, krn endingnya tidak seindah filmnya :)

Anyway, back to these “pants movies”, I recommend you to watch all of them… Ada rasa manis di hati setelah menontonnya :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.