Hujan = Banjir + Macet

7 Jan

Hujan datang, banjir dan macet pun menghadang.

Makanya… sedia payung sebelum hujan; periksa mobil sebelum jalan.

1. Pastiin bensin dan tekanan angin ban cukup. Di Jakarta, hujan gerimis saja bisa bikin macet. Apes banget kalau kena macet dan indikator bensin udah kedap-kedip.

2. Periksa karet wiper. Karet yang mulai aus bikin wiper jadi gak optimal untuk menyapu air hujan di kaca. Akibatnya, pandangan ke depan jadi terhalang. Makin bagus kalau kaca sering dibersihkan dari jamur, sehingga selalu kinclong.

3. Jaga emosi. Jangan sok dan belagu. Yang namanya mobil, jalannya di darat, bukan amphibi. Jangan panas hati, kalau lihat mobil lain bisa dengan entengnya melewati banjir. Yang penting genangan air masih di bawah lubang knalpot. Kalau kira-kira genangan air lebih tinggi, ya jangan dipaksain… terima nasib aja untuk nunggu air surut, sambil baca doa yang banyak :)

Kalau naik mobil manual dan genangan air kayaknya masih bisa dilewati, jalanin aja dengan gigi 1 atau 2 dan konstan. Kalau mobil matik, jalankan mobil di gigi rendah.

Semoga selamat sampai di tujuan…

Note:

Pengalaman pribadi karena pernah nebeng teman dan mobilnya mogok di tengah banjir gara-gara dia panas lihat mobil kompetitor yang melewati  banjir dengan entengnya. Huahaha….

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.