Archive | April, 2009

Pesawatnya Antri

25 Apr

antriii...

Ini salah satu foto favorit Marcel.

Fotonya diambil waktu pesawat yang kita tumpangi “antre” buat take-off menuju ke Singapore.

Sebelum take-off hujan badai, jadi banyak pesawat ter-delay.

Dan saat hujan mulai reda, jadilah banyak pesawat yang “antre” nunggu urutan tinggal landas.

Family Trip to Singapore (Day 1)

25 Apr

Begini ceritanya… :)

DAY 1
Berangkat naik Lion Air penerbangan sore (biar Marcel bisa makan siang dulu).
Awalnya mau naik Air Asia ke Batam, lalu melanjutkan perjalanan ke Singapura naik Penguin Ferry.
Tapi belakangan cuaca engga bersahabat dan angin lagi kencang2-nya.
Daripada was-was, akhirnya mendekati hari H, kita beli tiket Lion Air.

Ada untungnya pergi membawa bayi – bawaan kita tidak terlalu diperiksa oleh imigrasi.
Saat menunggu boarding pun, Marcel masih bisa makan nasi tim-nya.
Karena pesawat murah, di pesawat pun tidak dapat makanan dan minuman, even secuil permen pun.
Untung, Mamamarcel bawa camilan :)
Terbang dengan Lion Air juga kurang nyaman. Jarak antar kursi sangat sempit. Mungkin dipaksain, supaya dalam satu pesawat bisa muat banyak kursi.

Cuaca buruk saat berangkat. Hujan deras mengguyur Jakarta.
Di saat yang bersamaan, EyangKung dan EyangUti yang mengantar ke Bandara rupanya jalan-jalan ke Tajur!
Hmm, bikin sirik, soalnya katanya tempatnya enak… hujan rintik2 dan EyangKung nungguin EyangUti belanja, sambil nyeruput kopi.

Balik lagi ke pesawat, Marcel bobo awalnya. Tapi, ya itu, gara-gara kursinya sempit, akhirnya Marcel kebangun dan gak bobo lagi sampai di Singapura.

si gantengku di changiSampe Singapura sekitar jam 3-an sore.
Kita cari makan dulu di area Changi. Karena emang tujuan wisata kali ini adalah jalan-jalan tanpa rush. Jadi semuanya serba alon-alon waton kelakon :)
Ayah dan Mamamarcel makan set nasi Hainan. Uenak tenan, tapi berhubung di airport, harganya pun berlipet-lipet. Engga ketinggalan, si Marcel pun kita kasih cemilan kue mantau :)

Setelah makan, kita naik taxi ke hotel.
Kita menginap di Park Royale Hotel on Kitchener Road. Letaknya di dekat Little India. Daerah sub-urban yang unik dan meriah!
Kalau pengen dapat suasana Singapura yang berbeda, ya di sini adalah daerah yang tepat.
Hotel ini letaknya sangat dekat dengan Mustapha Center, pusat perbelanjaan yang buka 24 jam.

Awalnya kita emang sempat googling dan bingung nentuin mau nginep di daerah mana. Pilihannya antara daerah Orchard, Marina, Bugis or yang deket dengan Mustapha Centre.
Pilihan daerah Bugis langsung dicoret dari daftar, karena hotel yang kita pengen sudah fully booked.
Daerah Marina juga begitu, karena sebelumnya kita pernah ke Singapura dan menginap di Marina Mandarin. Pengennya kan dapat pengalaman yang berbeda.
Antara Orchard dan dekat Little India, akhirnya kita pilih Park Royale yang terletak di dekat Mustapha Center ini.
Pertimbangannya, siang sampai sore hari kita pasti akan keliling Singapura, dan kalau malam mau belanja, dekat dengan Hotel (bisa jalan sendirian, sementara yang satu nungguin Marcel bobo di kamar).
Soalnya pernah punya pengalaman belanja di Mustapha Center sampe malam, susah banget cari taxinya (rebutan). Dan sebenarnya susahnya cari taxi malam-malam di Singapura gak hanya dari daerah Mustapha, tapi juga dari semua lokasi.
Kebanyakan penduduk sana sih, order by phone. Tapi ya itulah, berhubung kite-kite gak tau caranya (order by phone), terpaksa musti ngantri yang panjaaaang.

Back to Hotel. Sesampainya di sana, kita cukup puas dengan kamarnya. Full carpet dan kamar mandinya pun cukup nice. Modern, bersih dan desainnya ke arah simplicity.
Sore hari, kegiatannya standard: mandiin Marcel, nyuapin Marcel, menghibur Marcel :)

@MRT station (marcel gumun... )Menjelang malam, kita keluar Hotel untuk nyobain naik MRT ke daerah Orchard.
Wuih, yang namanya Marcel, paling demen naik MRT. Dia sangat terkagum-kagum, kok bisa ada kereta di bawah tanah dan jalannya cepet. Apalagi gerbongnya terang dan belum sempat bengong, udah sampai tujuan saking cepetnya :)
Sempet ada insiden di stasiun MRT. Yakni saat Mamamarcel ngambek gara-gara Ayahmarcel gak bisa menghasilkan foto yang bagus :)

Di Orchard kita jalan-jalan tanpa tujuan. Saat itu kita belum bawa (beli) stroller. Walhasil, Marcel pindah-pindah dari gendongan Mama ke gendongan Ayah, dan sebaliknya. Karena doi bener-bener gak mau disuruh jalan sendiri (capek kali ya?).
Dan Marcel pun tertidur saat kita lagi jalan-jalan! Waktu itu, Ayahmarcel dengan semangat lagi nunjukkin ke Marcel: “Mas..liat tuh ada mobil taksi”. Eh, si Marcel tau-tau matanya tinggal 5 watt dan “klep” langsung merem.
Lucu banget deh waktu liat momennya.
Akhirnya, kita gantian gendong Marcel, karena kita berdua gak mau kehilangan momen jalan-jalan (waktu masih menunjukkan jam 7 malam).

di orchard (bbrp detik kemudian marcel bobo)

Sempet ke Borders, lihat-lihat buku dan beliin “Tonka: My First Puzzle Book” yang ada gambar-gambar truk buat Marcel. Lalu ke Takashimaya buat liat-liat dan cari makan malam.
Berhubung sambil gendong, kita makannya gantian dan bener-bener gak bisa nikmat. Pokoknya asal perut kemasukan makanan aja.
Saat makan malam, Marcel pun bangun dan dengan segarnya dia bisa langsung lari ke sana kemari.

Habis makan, kita ke Supermarket beli bahan-bahan makanan untuk bikin nasi tim Marcel besok pagi.
Beli daging dan wortel buat tim. Juga sushi (diskonan, karena menjelang jam 21.00). Gak ketinggalan anggur buat cemilan.
Pulangnya kita naik taxi, karena udah gempor… gak kebayang kalau musti naik MRT lagi.

Sampai hotel, seperti biasa Marcel gak bisa langsung bobo, walaupun lampu kamar udah dimatiin.
Dari luar, terdengar suara lagu-lagu India menerobos sayup-sayup ke dalam kamar… sepertinya lagi ada panggung gembira or festival gitu, di lapangan dekat Hotel.
Kita akhirnya bisa bobo. Tapi Mamamarcel kebangun malam-malam, karena tiba-tiba inget musti bikinin nasi tim buat Marcel pakai slowcooker.
Tau sendiri, masak pakai slowcooker kan butuh waktu minimal 6 jam. Jadilah, pada dini hari itu, gua ngerajang wortel dan kentang, buat bikin tim.
Oh, ya, beras dan kentang emang kita bawa sendiri dari Indonesia :) Hehe.

Begitulah akhir cerita perjalanan hari pertama. Melelahkan tapi happy.

Cerita di hari kedua, lebih seru dan panjaaaaang… :)

Siang yang Panas

19 Apr

marcel kepanasan

Belakangan cuaca di Jakarta, panaaaaas banget…

Gak cuma di siang hari, tapi juga sampai malam. Pasang AC pun kadang tidak terasa.

Kalau sudah begitu, biasanya Marcel diumbar cuman pakai kaos singlet.

Yang berkeringat bukan cuman badannya, tapi juga kulit kepalanya… sampai-sampai rambutnya basah kuyub!

Memasak dengan Slowcooker

18 Apr

Buat yang mau bepergian ama balita & masih suka bikin homemade meal, punya slowcooker amat sangat berguna.

Ini terasa banget waktu Mamamarcel sekeluarga jalan-jalan ke Singapura bulan Maret lalu. Secara Marcel masih males ngunyah (padahal giginya udah tumbuh semua), kita pun bela-belain bawa slowcooker dalam koper. Repot ya? Memang, tapi puas kok.

Ini ada beberapa tips dari saya perihal si slowcooker:

1. Kalau dibawa pergi naik pesawat, taruh slowcooker tetap dalam kardusnya. Lalu bungkus dengan kertas koran sampai berlembar-lembar (biar tidak mudah pecah). Letakkan dalam koper di tengah-tengah, di antara pakaian-pakaian, sehingga padat dan tidak pecah saat koper “dibanting-banting” di bandara.

2. Oh, ya, untuk bepergian, beli slowcooker yang kecil saja. Ada tuh, merek Takahi. Bisa dibeli di toko-toko peralatan bayi dengan harga sekitar Rp 250-ribuan (saya agak lupa harganya).

3. Saya bawa dari Indonesia: beberapa genggam beras, 2 butir kentang dan sejumput garam dalam plastik. Sementara untuk sayur dan dagingnya saya beli di pasar lokal di Singapura sana. Kenapa? Karena, gak mungkin kita beli beras, kentang dan garam dalam jumlah kecil kan? Untuk beras, minimal kemasan 1 kg. Pasti bersisa dong, secara kita cuman pergi 3 hari. Kentang & garam pun begitu. Nah, tapi kalau untuk sayur dan daging, saya beli di sana, karena tidak mungkin dibawa dari Indo. Hehehe.

4. Bawa universal charger dan multi-stop contact. Karena memasak di slowcooker butuh waktu lama dan biasanya di hotel, sakelar listrik cuman ada satu. Kalau bawa multi sakelar, kan listriknya bisa dipakai buat beraneka kegiatan (ie: nge-charge handphone, etc).

Cara memasak menggunakan slowcooker pun sangat mudah:

1. Cuci beras sekalian di tembikarnya (buat yang belum tahu: slowcooker itu menggunakan tembikar sebagai wadah untuk memasak).

2. Potong-potong kentang, masukkan sayur dan daging sesuai selera, dan taruh di atas beras dalam tembikar tadi. Untuk sayur, yang praktis adalah wortel dan brokoli. Untuk daging, beli yang udah fillet.

3. Beri air sampai tembikar penuh. Oh, ya sebelumnya beri garam secukupnya.

4. Tutup tembikarnya, lalu colokkan kabel ke sakelar. Kalau lampu udah nyala, berarti slowcooker-nya udah bekerja. Selesai deh… tinggal tunggu antara 6-7 jam lagi, udah matang makanannya dengan harum yang mengundang selera.

Another tip from me:

1. Memasaklah sekitar jam 11 malam, supaya besoknya jam 6-7 pagi, makanan sudah ready.

2. Memasak dalam jumlah banyak… sekalian untuk makan siang dan makan malam si bayi (soalnya ini kan ceritanya lagi liburan di hotel… jadi gak mungkin bolak-balik dari tempat wisata ke hotel buat memasak). Kalau untuk Marcel waktu itu, makanan yang ready pagi itu akan digunakan sebagai makan siang dan malamnya (tidak akan basi kok.. jangan khawatir). Untuk sarapan paginya, Marcel biasa menggunakan oatmeal instan + pisang + biskuit.

Gitu deh… Selamat mencoba…

Susuku Tumpah!

10 Apr

Waaaaa….

Marcel numpahin sekaleng penuh susu yang baru dibuka!

Padahal itu susu yang platinum yang sekalengnya seharga hampir Rp 100 ribu. Huhu…

Setelah menumpahkan susu, Marcel tertawa-tawa bahagia dan berjoget sembari memberantakin susu yang tercecer di lantai…

Oh, kid… susu itu mahal, Nak…

Cerita Mudik Jakarta – Jogja – Madiun

5 Apr

Senin, 29 Sept 2008
KM Awal: 1622; solar full-tank.
Berangkat dari Jakarta pkl. 05:00 dengan penuh semangat + campur was-was ninggalin rumah kosong dan terbayang kemacetan arus mudik.
Ada dua pilihan jalur utara atau selatan. Selepas Karawang Timur diputuskan lewat Bandung-Nagrek. Lancar, sampai Ciamis isi solar dan ganti driver
(Bandung-Ciamis: Driver Papa; Ciamis-Purwokerto: Driver Janu).
Diputuskan menginap di Purwokerto. Tiba di hotel Wisata pkl.15.30. Buka puasa di luar hotel, makan sate dan mendoan dilanjut keliling Purwokerto. Gara-gara makan mendoan itulah, Mama jadi batuk dan sakit (apa karena minyaknya gak jelas?)
Makan saur di hotel.
Isi solar di Ciamis (19,62 L); KM: 1891

Selasa, 30 Sept 2008
Selasa pagi pkl 07:00 berangkat dari hotel langsung ke Madiun lewat Yogya untuk isi solar.
Mampir RM Ayam Ny.Suharti (Janu makan siang ayam separo nggo dewe).
Di Ngawi beli rames mbak Endang (untuk yang nggak puasa).
Tiba di Madiun sekitar pkl.14:00. Purwokerto-Yogya: Driver Janu; Yogya-Madiun: Driver Papa.
Isi solar di Yogya 22,51L (KM: 2191)

Rabu, 1 Okt 2008
Habis subuh makan nasi pecel dengan Om Edi. Selesai solat Ied di Alun-2 berdua Janu makan bubur ayam + bubur sumsum.
Pukul 09:00 ke PakDhe Pur rame-2 makan nasi boks dan semua bagi-2 duit buat ponakan dan cucu-2.
Langsung ke jalan Jawa (PakDhe Bambang) makan lagi. Bos Bambang nyebar duit.
Intinya hari ini makan-makan dan bagi-bagi duit. Mama gak keluar suaranya, akibat mendoan.

Kamis, 2 Okt 2008
Rencana ke Malang batal karena Mama sakit.

Jum’at, 3 okt 2008
Pagi berangkat ke Yogya (Papa, Mama, Janu, Om Edi dan Grandis). Sarapan timlo di Solo mampir Delanggu beli crutu. Driver: Papa
Siang silaturahmi di Mantrijeron, makan siang dan Bos Dewi dll nyebar duit.
Sore ke Adisutjipto jemput Marcel cs.
Makan malam di resto ikan bakar mbak Yanti. Malam semua tidur di Madukismo

Sabtu, 4 Okt 2008
Makan pagi di rumah. Isi solar Jogokaryan 20L (KM: 2420)
Silaturahmi ke Mantrijeron, Balapan, Lempuyangan dan Babarsari.
Makan siang di Gandhi’s.
Malam: bebas, Papa dan Om Edi makan mie rebus. Hana pergi dengan Doni. Januar ke Edo.

Minggu,5 Okt 2008
Makan pagi di rumah Oom Edi, si Mama beli gudeg. Trus, bingung menentukan tujuan rekreasi: ke Kaliurang atau ke Parangtritis?
Akhirnya, diputuskan ke arah Kaliurang, mengingat siang itu cuaca panas banget dan berangin.
Berangkat rekreasi bersama kel. Purboyo dan kel. Edo menuju Kaliurang. Celakanya, pas di tengah jalan baru sadar kalau tim-nya Marcel ketinggalan. Huhu. Itulah pertama, Marcel makan nasi dipenyet-penyet + telur dadar.
marcel, dodit, dan kalea

Makan siang kita di Pakem, lupa nama restorannya, yg jelas berupa saung-saung dan banyak kolam di sekitarnya. Nyari restorannya pun penuh perjuangan, karena yg tahu tempatnya cuman Mama, sementara doi pun setengah lupa :)
Siang Hana, Doni dan Marcel, termasuk Janu, check-in di Santika Hotel.
Malam Mama-Papa tidur di Madukismo, makan mie rebus bersama om Han dan om Edi.
Sementara, kel. Doni jalan-jalan naik becak di seputar hotel dan Oom Yan juga ngeluyur sendiri ke Maliboro.
Malamnya di hotel, semua pada tidur cepet, kecuali Hana yang insomnia dan nonton film horor “The Messenger” di HBO.

Senin, 6 Okt 2008
Om Handono sekeluarga berangkat ke Jakarta. Kel. Doni sarapan di Hotel. Di tengah-tengah sarapan, Marcel pup, jadi Hana pun musti balik ke kamar dulu.
Siang, Mama-Papa jemput Hana cs ke hotel. Lalu, kita makan Soto Pak Sholeh dan cari oleh2, antara lain Gudeg Yu Djum.
Sorenya, Mama-Papa mengantar Marcel cs. (termasuk Janu) ke bandara Adisutjipto, kembali ke hotel tinggal berdua. Nglangut ditinggal pulang anak-putu.
Sampe-sampe Mama nangis tersedu-sedu karena teringat polah tingkah Marcel di kamar. Sementara itu, di bandara, Ayah DOni dan Mama Hana sibuk karena menjelang boarding, sempet-sempetnya si Marcel pup lagi :)
Mama-Papa mbuang nglangut jalan-jalan ke Malioboro dan cari oleh-oleh, makan gudeg Kranggan

Selasa, 7 Okt 2008
Sarapan pagi di Hotel Santika.
Setelah isi solar di Godean, berdua berangkat ke Jakarta pkl.8:00 lewat jalur selatan (pesisir Karangbolong-Cilacap). Isi solar lagi di Adipala. Makan siang di Ciamis sekitar pkl.15.30. Menginap di hotel Galunggung, Tasikmalaya. Makan malam di Cibieuk (diluar hotel)
Isi solar Godean 20L (KM:2817)
Isi solar di Cilacap 20L (KM:2972)

Rabu, 8 Okt 2008
Berangkat ke JKT pkl.7:00 makan pagi lagi sebelum Nagrek, beli pepes ikan. Lewat tol tiba di Jakarta dengan selamat pkl.11:00 selanjutnya berdua kerjabakti resik-2..

Berakhir sudah acara mudik kita ke Yogya yang penuh warna dan sukacita..

Insya Allah, tahun ini kita mau mudik lagi, sampai ke Madiun yah… Amin, semoga dikasih umur panjang dan kesehatan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.